Rabu, 26 Juni 2013

TV Sharp Piccolo 21EF25MK2 protek

TV Sharp Piccolo 21EF25MK2 protek

Service TV panggilan seringkali "mremen" tak terduga, yang manggil satu orang, tetapi saat dikerjakan.... tetangga-tetangganya seringkali ngikut, sehingga pasiennya jadi lebih dari satu, terkadang malah bisa puluhan. Biasanya sang tetangga tadinya cuma melongok, kemudian tertarik, ikutan nungguin yang nyervis, nonton, lalu teringat barang-barangnya yang rusak, dan seterusnya ikutan order.

Begitulah yang saya alami kali ini, salah satu dari tetangga yang memanggil saya itu punya problem TVnya mati. TV 21 inch merk Sharp Piccolo 21EF25MK2. Gejalanya kalau dihidupkan hidup sebentar tapi tidak sampai menyala kemudian standby. Biasanya kejadian begini disebut protek. Lampu display TV ini hanya merah saja, tidak pakai berubah hijau, hidup merah, standby juga merah.

TV saya bongkar, dalamnya seperti ini:
Gbr1: bagian dalam TV Sharp Piccolo 21EF25MK2

Untuk mengetahui gejalanya lebih jelas, saya coba nyalakan heater dengan tegangan dari luar, karenanya saya lepas R yang menghubungkan heater dengan FBT, lalu saya gunakan trafo 'CRT restorer' untuk catu dayanya. Setelah itu dihidupkan. Walau sesaat ketahuanlah kalau layarnya bisa menyala penuh tetapi putih bergaris-garis blanking, kemudian mati protek lagi. Hmm... mungkin ada problem di RGB out.
Karena terasa kurang lama hidupnya saya jadi ingin membuka proteknya agar lebih leluasa. Tetapi di mana letak protektornya? Berhubung saya belum tahu maka saya lalu nggoogling dulu pakai hape.
TV ini IC UOC-nya IXC245WJN1Q. Ternyata pin proteknya ada pada pin 63, yaitu harus ada tegangan lebih dari 3V yang berasal dari +5V melewati R. Bagian itu terhubung ke beberapa rangkaian protek melalui R1030. Karena itu untuk melumpuhkan protek lepaskan saja R1030-nya.
Gbr2: mesin TV Sharp Piccolo 21EF25MK2
Setelah R1030 dibuka TV dinyalakan, nah sekarang bisa hidup terus tanpa kembali protek, kini kelihatan lebih jelas: layar menyala terang, putih bergaris-garis blanking, ada gambar lamat-lamat. Saat saya cek tegangan untuk RGB out yang seharusnya 185V ternyata drop tak sampai 100V, hmm... mungkin elconya yah, karenanya coba tempeli elco 10u/250V pada +185V tsb... dan ternyata 'byar' gambar langsung muncul normal. Selanjutnya ya tinggal ganti itu elco, ukurannya 33u/250V, kalau dilihat sih kelihatan masih bagus tapi ternyata sudah kering. Kemudian pasang lagi R1030nya serta kembalikan bagian heater ke keadaan semula. Terus ditest. Setelah mantap tinggal finishing aja. Selesai.
Gbr3: jumper pada lubang tempat masuk sermod jika diperlukan.
Gbr4: servis selesai, tinggal memprogram channel karena belum sesuai keinginan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar